Tag: suplemen

9 Rekomendasi Suplemen Penambah Zat Besi, Ada Nonemi

9 Rekomendasi Suplemen Penambah Zat Besi, Ada Nonemi

Zat besi merupakan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh dalam proses produksi sel darah merah. Zat besi ini tidak diproduksi oleh tubuh, sehingga perlu asupan dari luar seperti dari makanan. Atau bisa juga dari suplemen zat besi yang dijual di pasaran seperti Nonemi misalnya.

Tubuh yang kekurangan zat besi akan membuat produksi sel darah merah terganggu dan menyebabkan munculnya anemia. Selain itu, kekurangan zat besi juga menyebabkan oksigen tidak tersalurkan dengan baik ke seluruh bagian tubuh. 

Rekomendasi Suplemen Zat Besi untuk Penambah Darah dan Mengatasi Anemia

  1. Nonemi

Nonemi adalah multivitamin yang berkhasiat untuk mengatasi kekurangan vitamin B dan juga zat besi. Nonemi ini juga mengandung asam folat dan mineral lain yang baik untuk kesehatan tubuh. 

Konsumsi Nonemi secara rutin setiap hari 1-2 tablet per hari saat sedang makan untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Sebab, agar tubuh dapat menyerap suplemen zat besi dengan baik saat terjadi proses pencernaan. 

  1. Sangobion

Sangobion adalah salah satu suplemen multivitamin yang kerap dijadikan pilihan untuk mengatasi gejala anemia dan kekurangan zat besi. Kandungan dalam suplemen ini adalah ferro glukonat, mangan sulfat, tembaga sulfat, asam folat, vitamin C, dan vitamin B12.

Konsumsi Sangobion secara rutin 1 kapsul setiap hari setelah makan. 

  1. Hufabion

Hufabion merupakan suplemen mineral dan zat besi yang dapat mengatasi anemi dengan memenuhi kebutuhan zat besi. Selain itu, Hufabion juga memberi asupan vitamin C dan asam folat untuk tubuh.

Usahakan secara rutin minum Hufabion ini 1 kali sehari setelah makan untuk mengatasi gejala kekurangan zat besi dan anemia yang dirasakan. Anda bisa mendapatkan suplemen zat besi ini secara bebas di apotek.

  1. Emineton

Emineton adalah suplemen zat besi yang digunakan untuk mengatasi atau mencegah anemia. Tidak hanya mengandung zat besi, suplemen ini mengandung mineral lain akan mendukung pembentukan sel darah merah.

Emineton bisa dikonsumsi 1-2 tablet setiap hari untuk orang dewasa. Sedangkan anak-anak bisa konsumsi 1 tablet per hari saat makan atau setelah makan.

  1. Inbion

Inbion adalah kapsul suplemen yang berkhasiat untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. Selain zat besi, suplemen ini juga mengandung asam folat, vitamin C, dan vitamin B12. 

Anda bisa mengonsumsi suplemen Inbion ini saat makan 1-2 kapsul sehari. Suplemen Inbion ini bisa didapat secara bebas di apotek.

  1. Hemobion

Hemobion adalah suplemen zat besi yang mengandung ferrous fumarate atau kandungan zat besi. Dalam setiap kapsulnya mengandung 360 mg ferrous fumarate. Asupan ini dapat membantu mengatasi anemia yang dialami ibu hamil dan menyusui.

  1. Sangovitin

Sangovitin adalah suplemen zat besi yang dapat mengatasi gejala kekurangan zat besi. Selain itu, suplemen ini juga berguna untuk ibu hamil yang mengalami anemia akibat kekurangan zat besi.

Dalam satu kapsul Sangovitin ini mengandung asupan zat besi sebanyak 250 mg. 

Sebaiknya suplemen ini dikonsumsi saat makan 1 kapsul setiap hari. 

  1. Biosanbe

Suplemen penambah zat besi selanjutnya adalah Biosanbe untuk mengatasi anemia selama masa pertumbuhan  karena kurang gizi, perdarahan, dan diet. 

Biosanbe bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Selain itu, Biosanbe juga mengandung vitamin C serta asam folat yang baik untuk kesehatan tubuh.

  1. Etabion

Etabion adalah suplemen penambah zat besi yang dapat mencegah dan mengatasi kondisi kurang sel darah merah. Ada pula kandungan vitamin C, vitamin B12, dan juga asam folat yang bermanfaat baik bagi tubuh. 

Itulah 9 rekomendasi suplemen penambah zat besi yang bisa dikonsumsi. Suplemen ini bisa Anda dapatkan di pasaran secara bebas. Mulai dari Nonemi hingga produk Etabion.

Obical Tablet, Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil

Obical Tablet, Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil

Selama kehamilan, tubuh wanita akan mengalami banyak perubahan fisik maupun hormonal. Untuk mengisi energi ekstra dan mendukung pertumbuhan bayi, Anda harus mengonsumsi makanan sehat. Tidak jarang, ibu hamil juga direkomendasikan mengonsumsi suplemen, seperti obical.

Terkadang dokter merekomendasikan suplemen makanan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk kalsium. Obical tablet merupakan suplemen makanan yang berfungsi menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dan gigi dan membantu memenuhi kebutuhan kalsium pada ibu hamil. 

Nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil

Terdapat dua jenis nutrisi, yaitu nutrisi mikro (mikronutrien) dan makro (makronutrien). Mikronutrien adalah komponen makanan seperti vitamin dan mineral yang hanya dibutuhkan dalam jumlah relatif kecil. Sementara makronutrien adalah nutrisi yang menyediakan kalori atau energi, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. 

Selama kehamilan, ibu disarankan mendapat lebih banyak nutrisi di atas dalam jumlah seimbang. Panduan makan ibu hamil adalah meningkatkan 350 kalori setiap hari di trimester kedua, dan mendapat 450 kalori tambahan setiap hari di trimester ketiga. 

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), berikut nutrisi yang diperlukan untuk mendukung kehamilan sehat.

1. Kalsium

Kalsium adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membantu tulang bayi dan mengatur penggunaan cairan tubuh. Dibutuhkan 1.000 mg kalsium per hari untuk mendukung pertumbuhan tulang bayi. 

Ibu bisa mendapatkan kalsium dari makanan seperti:

  • Susu
  • Yogurt
  • Keju
  • Ikan dan makanan laut rendah merkuri, seperti ikan salmon, udang, lele, dan ikan tuna
  • Tahu
  • Sayuran berdaun hijau tua

Sumber kalsium sangat mudah didapatkan, tapi sayangnya masih banyak ibu yang mengalami kekurangan kalsium. Untuk itu Anda membutuhkan kalsium tambahan dari suplemen.

2. Zat besi

Zat besi berperan membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk bayi Anda. Ibu hamil harus mendapatkan 27 mg zat besi per hari, yang dikombinasikan dengan vitamin C untuk membantu meningkatkan penyerapan. 

Sumber zat besi yang baik meliputi:

  • Sayuran berdaun hijau tua 
  • Buah sitrus
  • Roti atau sereal yang diperkaya (fortifikasi)
  • Daging sapi dan unggas tanpa lemak
  • Telur

3. Protein

Protein berperan dalam pertumbuhan jaringan dan organ bayi, sekaligus menyokong pertumbuhan jaringan payudara dan rahim selama kehamilan. Protein juga berfungsi meningkatkan suplai darah dan pengirimannya ke janin. 

Sumber protein yang baik diantaranya:

  • Daging merah dan unggas tanpa lemak
  • Ikan salmon
  • Kacang polong
  • Keju
  • Selai kacang

Kebutuhan protein Anda meningkat selama setiap trimester kehamilan. Setidaknya Anda harus menerima 70-100 mg protein per hari tergantung pada trimester dan berat badan Anda. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui jumlah protein yang dibutuhkan dengan tepat.

4. Folat

Folat (vitamin B9) atau asam folat penting dalam produksi darah dan protein dalam tubuh dan juga menurunkan risiko cacat tabung saraf. Cacat tabung saraf adalah cacat lahir yang memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang bayi seperti spina bifida dan anencephaly.

Untuk menghindari hal itu, ACOG menyarankan untuk mendapat 600-800 mcg folat setiap hari. Beberapa sumber folat yang baik yaitu:

  • Hati
  • Kacang dan selai kacang
  • Lentil
  • Telur
  • Sayuran berdaun hijau tua

Selain keempat nutrisi tersebut, ibu hamil juga harus mencukupi kebutuhan vitamin seperti vitamin A, C, D, B6, dan B12.

Obical untuk ibu hamil

Obical merupakan suplemen makanan yang mengandung vitamin D disertai kalsium. Suplemen ini juga mengandung magnesium, fosfor, dan frukto oligosakarida. 

Suplemen Obical dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat dan sehat pada ibu maupun janin. Magnesium dan fosfor dalam suplemen dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan vitamin D yang ibu dapatkan dari makanan. 

Selain itu, frukto oligosakarida akan melancarkan sistem pencernaan dan menghindarkan dari sembelit atau perut kembung, dua masalah pencernaan yang umum dialami ibu hamil. 

Catatan

Obical diklaim aman untuk ibu hamil, namun Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya.